With this spell... I RESURECT!!!!

0
  • on Selasa, 18 Januari 2011
  • Buat yang suka nonton serial-serial anime berbasis magic kaya Yu-GI-OH! atau suka main game magic pasti pernah denger kata seperti di judul..... Ya akhirnya ada seorang penyihir yang mau MEMBANGKITKAN blog ini dari masa-masa kegelapannya di mana blog ini sangat KOSONG MELOMPONG selama BERBULAN-BULAN!!!!!

    Yang namanya orang lagi sibuk-sibuknya kemaren om (anak baru lulus sma mau masuk PTN (perusahaan tinggi negara.... eh, perguruan ding :D). Ikut bimbel-lah, ikut kursus-lah, ikut ujian-ujian-lah, ikut nyontek-lah (hehehe), dan ikut-ikutan lainnya (contoh yang tidak baik, kuliah karena ikut-ikutan =))). Karena kesibukan itu maka saya tidak bisa "ngapdet" ini blog... namanya juga USAHA... wkwkwkwk

    OKE, karena penonton memaksa saya untuk bercerita tentang "masa-masa sulit" SNMPTN (seleksi niatnya nasional masuk perguruan tinggi negeri), entah karena bosan dengan isi blog ini yang hanya berisikan puisi-puisi PAMFLET, dan cerita-cerita sok sastrawan (hehe) atau emang penasaran "saya ini gimana sih kok sampai sesibuk itu" :D

    Sebenarnya nggak ada cerita menarik sih :D jujur! cuma kegiatan rutin yang mungkin semua orang melakukannya... pergi les, pulang les, pergi sekolah, pulang sekolah... Mungkin cerita ini akan lebih menarik di bagian UJIAN SNMPTN dan KEGELISAHAN MENJELANG PENGUMUMAN... :D jadi lebih baik kita langsung terbang menuju TKP....



    Susahnya SNMPTN dimulai dari ngerpint kartu nama... eh, kartu ujian. Yang kemudian bikin pusing karena ukurannya yang njelimet. Ya udah, yang penting ngeprint dulu. setelah itu mau protes kek, TERSERAH! HAHAHAH.....

    Okeh, persiapan belajar saya juga sedikit... cuma bahas soal2 yang dapet dari www.spmb-lover.com, dari GO, dan lain2, dan lain2.... Itu saja? YA! awalnya saya juga pesimis, tapi kata orang "JADI MANUSIA ITU HARUS OPTIMIS!", ya udah ngikut optimis (inilah susahnya manusia yang sukannya ngekor aja :D)

    Hari pertama ujian sempet susah nyari ruangan. Gak jelas BOOOO!!! akhirnya dapet, ruangan paling pinggir gedung, dapet kursi paling belakang. HURRAYYY!!! saya berharap dengan duduk di belakang ini, bisa membawa hoki. Seperti kata orang (lagi) "POSISI MENENTUKAN PRESTASI" :D. Tapi kenyataannya, silahkan baca lebih lanjut.......

    Awalnya soal dibagikan, soal TPA. Saya mengerjakannya dengan trik yang saya pelajari sebelumnya, yaitu di tandai dulu jawabannya. Tapi setelah itu....
    Pengawas: "Oh iya, itu lembar soal jangan di coret2 yaaaa!!" (dengan genitnya, maklum mahasiswi)
    WAT DE PAK! udah ane coret2 nih sis udah kaya bungkus gorengan ini soal... anjrit lo nggak ngomong dari awal... ancur deh....
    Akhirnya dengan uring2an dan sisa waktu yang sedikit, saya melanjutkan mengerjakan. Alhamdulillah 90% terhawab (masih geram ane bro!)....

    PULANGNYA, ane tidur. AAAHHHH, rasanya kepala mau pecah, makanya langsung tidur gitu aja. Bangun-bangun, ehhh udah malem... ya udah, lanjut belajar dong :D. dan kita kembali ke rutinitas sebelum menghadapi ujian besok.........


    HARI KEDUA (ngomongnya ini kaya di kuis2 gitu lho...) itu kemampuan IPA dan IPS (ane ambil IPC gan :D). SHIT! ini soal susahnya gak ketulungaaannnn (kalau gak susah, semua orang bisa masuk kuliah kaleee). Oke deh, dengan membaca basmalah, saya kerjakan soal ini...

    1 soal, 2 soal lewat, 3 soal.... udah deh lewat semua, HAHAHA. Termenung, dateng setan...
    Setan: Sebelah lo tuh, liat aje....
    Malaikat: jangan, kalau lo liat, gua catet mampus lo!
    Aku tidak tahaaaann, akhirnya liat dan tidakk bisa... kenapa? ada pengawas cuy :D

    akhirnya dengan perasaan pasrah, 50% soal saya kerjakan dengan baik (noh bisa :D)... dan kemudian karena kemampuan IPS saya bisa dibilang lumayan (orang aneh, anak IPA tapi IPSnya jago) soal kemampuan IPS dilahap dengan tenang... HAHA

    Pulang ujian langsung buka forum kesayangan, spmb-lover.com.... Mau apa? ya nyocokin jawaban lah brooo... di sana kan juga ada Quick Count, jadi bisa tau hasil lebih cepat... :D
    Daaannn, dari pilihan saya (sebelumnya belum saya ceritakan ya pilihan saya... niatnya di SNMPTN mau ambil informatika ITS di no 1 dan Sipil ITS di no 2 dan ILKOM UI di no 3 )
    saya dinyatakan lulus di Sipil ITS melalui hasil Quick Count.... tapi saya masih tetap OPTIMIS masuk INFORMATIKA ITS....

    sebulan berlalu

    WAAAAHHH, hari pengumuman... deg-degan lihat nilai brooo... dan hasilnya!!!! BENAR, Sipil ITS T_T.... waktu itu sempet bimbang (karena sebelumnya saya sudah di terima di IT Telkom jurusan Tek. Komputer, dan ada pilihan untuk ngejar IT ITS di PUM). tapi saya memilih apa yang saya jalani saat ini....

    MENJADI SEORANG CIVIL ENGINEER

    Do'akan saya yaa... semoga jadi pengusaha konstruksi terkenal dan punya perusahaan di bidang IT juga :D

    Gelandangan pun Peduli

    0
  • on Minggu, 06 Juni 2010
  • Seorang gelandangan
    Duduk, di bawah pohon pinggir jalan
    Hari ini, dia bisa makan
    Walau harus berbagi dengan kucing kelaparan

    Nasi bungkus, tahu goreng
    dibawah terik sinar mentari
    dengan bisingnya deru kendaraan
    tak menghalangi makan siang mereka

    Remah demi remah
    Gelandangan itu berikan
    sambil tersenyum ramah
    pada kucing yang sedang makan

    sesuap dua suap
    masuk ke mulutnya
    sesekali mukanya mengarah ke atas
    menikmati, meresapi, berbagi...

    tak kala ia sudah kenyang
    Nasipun ia bagikan
    pada kucing di sampingnya
    yang setia menunggunya

    Ia pun pergi
    melangkah lagi
    mencari rejeki
    demi sesuap nasi... lagi



    Puisi ini terilhami saat saya sedang berada di Bandung untuk ikut tes USM terpusat ITB. Ya, saat itu masih jauh dari hari H-nya sih, jadi saya masih bisa jalan-jalan. Saya tinggal di kawasan sekitar Dago, tepatnya jalan IR Juanda. Jalan di sana, gak siang, gak malam, macet terus. Nah, sialnya, siang itu, di saat saya baru pulang dari berbelanja, saya terjebak macet! mobil-mobil merayap dah tu. sampai akhirnya sudah dekat dengan lampu merah, saya melihat pemandangan yang membuat saya malu.

    Seorang gelandangan sedang makan di bawah pohon. Ya, biasa aja kan, namanya juga udah siang. Tapi pemandangan lain yang mengejutkan adalah, ia tidak makan sendiri! Dengan senangnya dia membagikannya dengan seekor kucing (yang entah iya atau tidak) sedang kelaparan.

    Mungkin untuk kita hal ini sudah biasa. Makan dengan berbagi dengan binatang yang lewat, merupakan suatu keasikan sendiri dalam batin kita. Namun, kalau gelandangan, bisa makan aja udah syukur! Tidak jarang beberapa gelandangan tidak makan untuk 1 atau 2 hari. Paling cuma minum air....

    Yang harus kita ambil hikmahnya dari sini adalah, rasa untuk berbagi. Rasa dimana masih ada yang lebih membutuhkan dari kita. Rasa saling menyayangi antar sesama makhluk ciptaan Tuhan. Bayangkan bila kita mendapatkan rejeki berlimpah, sedangkan di sekeliling kita masih kekurangan, maukah kita berbagi? Doronglah rasa untuk berbagi itu dengan membayangkan sebaliknya kita yang menjadi orang yang serba kekurangan itu. Bayangkan perasaan kita apabila tidak di tolong.

    Ya, kehidupan emang gak bisa di tebak. Kita hanya bisa mempelajarinya, dan kalau bisa, mengambil hikmahnya. Semoga dengan semua hal itu, kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa depan....


    SALAM SUPER

    Akhir

    0
  • on Kamis, 28 Januari 2010
  • Terang kan usai
    Datang kan badai
    Badai ego matikan kreasi

    Siapkan diri di bait nanti
    Menuju akhir masa ini
    Menanti buah yang tak pasti
    Akankah hilang atau kembali

    Siapkah kita....
    Kuatkah kita....
    Mampukah kita...
    Sanggupkah kita...

    Semua hanya semu belaka
    Bila semua tak berusaha
    Temukan arti dalam dunia
    pastikan kita masih muda

    Belum tua...
    Masih muda...
    Sanggup jiwa raga...
    Hadapi semua....

    Diakhir nanti kan bahagia
    tertebus doa dan upaya
    meraih suatu cita jaya
    tak lagi harus diperdaya

    Semua kembali pada kita
    semua tertuju pada kita
    Dimana letak hati kita
    Menggapai cita atau duka

    Chapter I: Kapten renta

    0
  • on Rabu, 30 Desember 2009
  • Tagline: Engkau ingin maju disaat orang ingin kau mundur......

    Hari itu adalah siang terpanas di bulan ini. Di saat mentari tengah menunjukkan kekuatan dan kekuasaannya akan atmosfir bumi, manusiapun tak mau kalah terus berjalan menyusuri setiap kesempatan di muka buni. Tak ada yang bisa menghalangi mereka, walau mentari terus menggencarkan aksinya memanaskan bumi yang sudah terlalu gerah. Oke, mari kita bertarung.

    Tepat di sebuah ibukota sebuah negara yang tampak makmur sentosa di luar, hampa di dalam, seorang pemimpin sedang berpikir. Tampak peluh membasahi keningnya yang mulai berkerut. Dia berpikir, "bagaimana aku bisa lebih memajukan negara ini agar tidak terjerumus lebih jauh?". Ya, sudah banyak masalah yang tersisa untuknya semenjak pemimpin sebelumnya yang sangat otoriter dan hanya meninggalkan kesenangan sesaat dan kerugian yang harus di tanggung oleh tujuh turunan generasi bangsa ini. Keningnnya semakin berat saja, dan hampir membuat badannya yang tua renta hilang kesadaran.

    Sebelum sang pemimpin jatuh, sang ajudan yang setia dengan sigap mengantarkannya menuju kamar peristirahatan, melepaskan beban, menghilangkan penat di dada. Tak terbayangankan betapa berat pekerjaan seorang pemimpin bagi jutaan umat manusia dengan beragam latar belakang dan sifat. Setiap kali mereka merasa tak terpuaskan, pemimpinlah yang di kejar-kejar, sedangkan pegawai-pegawai itu hanya diam saja sambil menikmati indahnya KORUPSI.

    Hari beranjak sore, matahari masih bertengger gagah di atas luasnya angkasa, bukti kekuasaaan Tuhan yang tiada tara. Sang presiden masih lemah. Entah apa yang ada dibenaknya saat ini, yang pasti hal itu membuat para pegawai kepresidenan cemas. "kita, harus bagaimana? sudah 1 jam lebih beliau terbaring di sana". "sabarlah, dia sudah tua, dengan begitu draft ini akan lebih lancar jalannya". "tapi kalau presepsimu itu salah, aku nggak akan segan-segan melaporkannya. aku nggak ingin terlihat terlibat dalam hal ini". "Tenang saja, serahkan padaku". Kedua mata yang mengawasi di depan pintu ruang kerja itupun berpaling, menyimpan rencana jahat mereka (untuk lebih mematangkannya)....

    wait for the next chapter...._

    Konspirasi I : Intro

    0
  • on Jumat, 18 Desember 2009
  • Didalam menjalani hidup, kita tidak akan selalu menemukan jalan yang lurus dan mulus. Terkadang jalan itu berbatu, penuh liku, penuh lubang, penuh jebakan, yang menuntut kita berusaha lebih keras untuk berjalan di atasnya tanpa ada gangguan sedikitpu dan tanpa mengurangi derajat kita sedikitpun.

    Jalan itu adalah takdir, sedangkan batu, lubang, dan jebakan adalah sesuatu yang dapat mengubah takdir yang kita jalani. Hidup penuh problema yang menyiksa, kontroversi dan kisah KONSPIRASI.....

    Cerita konspirasi selalu menemani setiap insan di Bumi tanpa terkecuali. Rakyat biasa maupun manusia setengah DEWA, semua terlibat. Macam-macam konspirasi selalu menyertai dalam setiap langkah kita. Entah itu dilakukan orang yang ingin menjatuhkan kita, atau mungkin oleh kita sendiri demi menjatuhkan orang lain dan memperoleh kesuksesan yang tak berarti.

    Tidak usah MUNAFIK akan keadaan ini. Semua konspirasi berasal dari keinginan manusia untuk menjadi penguasah, memuaskan hasrat terpendam dan ketidakpuasan atas sesuatu yang telah di berikan Tuhan. Makin banyak kita terima, makin banyak lagi kita meminta.

    Kegagalan kita meraih apa yang kita inginkan membuat kita melakukan segala cara. Termasuk menjalankan sebuah skenario konspirasi melawan arus. Melakukan tidakan keji, memusnahkan sesuatu, bahkan memfitnah bagai membunuh pelan-pelan. Semua hanya untuk kepuasan belaka.

    Mungkin semua orang naif posesif di luar sana mengira ini tidak nyata. Tapi para kaum realis menyadarinya. Konspirasi ada di mana-mana. Menyertai hidup kita, di saat kita melangkah, berjalan, berlari mengejar impian. Oleh karena itu, sadarilah. Kita hidup dalam sebuah.......

    KONSPIRASI